Menu
RSS

Bersiap Diri Menata Hati, Jalankan Ibadah Puasa Dengan Ikhlas

  • Diterbitkan pada berita

BNPP - Sekretaris Jenderal Kementerian Dalam Negeri (Sekjen Kemendagri) Hadi Prabowo mengingatkan segenap pegawai di Badan Nasional Pengelola Perbatasan (BNPP) agar menjalankan ibadah puasa dengan niat yang tulus serta ikhlas.

 

Menurutnya, keikhlasan dilakukan berdasarkan niat, bukan karena perintah. Dalam menjalankan ibadah puasa yang akan dimulai beberapa hari lagi, jajaran pegawai BNPP (yang beragama Islam) diminta tetap konsisten menjalankan tugas dan tanggung jawabnya.

"Jelang Ramadhan bersiap diri, menata hati dan mata.karena mata dan hati rentan godaan. Sebagai Aparatur Sipil Negara (ASN) tetap jalankan kewajiban. Jangan sampai tunaikan puasa tapi kerja nggak iklas," kata Hadi dalam acara Silaturahmi BNPP Menyambut Ramadhan 1439H, di gedung BNPP, Jakarta Pusat, Rabu (9/5).

Dia menambahkan, pada bulan Ramadhan ini rasa saling memahami, toleransi dan saling menghormati harus dijaga oleh satu sama lain. Sehingga hubungan silaturahmi dalam pancasila dapat terjaga dan tetap harmonis.

"Tuhan beri kenikmatan ke kita, jalankan ibadah dengan baik agar suasana kekeluargaan terbina dengan harmonis. Selamat jalankan Ramadhan semoga barokah bersama keluarga," kata pria yang juga mantan Sekretaris BNPP ini.

Pelaksana Tugas Sekretaris (Plt Ses) BNPP Widodo Sigit Pudjianto menambahkan bahwa ibadah puasa di bulan Ramadhan harus dijalankan dengan niat yang baik. Ibadah puasa jangan sampai dijadikan alasan sehingga mengganggu aktifitas kerja di lingkungan BNPP. 

"Selaku Ses BNPP saya hanya ingatkan, kita ingin laksanakan ibadah puasa yang ikhlas dan pekerjaan juga tetap maksimal," kata Sigit.

Maka dari itu, lanjutnya, bulan Ramadhan harus dijadikan sebagai penambah semangat dalam melakukan aktifitas kerja, sehingga ibadah puasa dapat ditunaikan dengan baik dan pekerjaan tidak terbengkalai.

Acara silaturahmi dihadiri oleh Deputi  Bidang Pengelola Batas Wilayah Negara BNPP Robert Simbolon, Deputi Bidang Pengelolaan Infrastruktur Kawasan Perbatasan Restuardy Daud, Pokli BNPP, Asdep, Kabiro, seluruh jajaran pegawai, dan beberapa pejabat eselon I dan II Kemendagri. (Humas BNPP)

 

Lebih lanjut...

Jadi Sekjen Kemendagri, Ini Pesan Hadi Prabowo Kepada Penggantinya di BNPP

  • Diterbitkan pada berita

BNPP - Badan Nasional Pengelola Perbatasan (BNPP) menggelar acara Pelepasan dan Penyambutan Sekretaris BNPP di kantornya, Jalan Kebon Sirih No 31A, Menteng, Jakarta Pusat, Selasa (27/2). Pelepasan untuk Sekretaris BNPP Hadi Prabowo dan penyambutan Pelaksana tugas (Plt) Sekretaris BNPP Widodo Sigit Pudjianto. 

Hadi Prabowo pada Senin (26/2) kemarin dilantik sebagai Sekretaris Jenderal Kementerian Dalam Negeri (Sekjen Kemendagri) oleh Mendagri Tjahjo Kumolo, sementara Widodo Sigit sebelumnya diketahui menjabat sebagai Kepala Biro Hukum Kemendagri.

Dalam sambutan pelepasannya, ia menekankan pentingnya penguatan kerja sama lintas komponen dalam mengkoordinasikan pembangunan di kawasan perbatasan ke depan. Selama ini, pihaknya secara bertahap mengkoordinasikan dan mewujudkan Program Nawa Cita Presiden Joko Widodo bersama Kementerian/Lembaga terkait.  

"Kami berjuang dari Cilandak (Kantor BNPP lama;red) dan terus memperkuat kerja sama yang baik, alhamdulillah sedikit demi sedikit bisa mewujudkan Nawacita, program Presiden Joko Widodo," kata Hadi.

Kepada seluruh pejabat di BNPP, ia menekankan agar senantiasa memperhatikan seluruh lingkup kerja pengelolaan pembangunan di perbatasan. Baik dari sisi pemeliharaan, sisi pelayanan, sisi administrasi dan berbagai aspek lainnya yang memang sudah menjadi tugas dan wewenang BNPP.

Hal ini sesuai dengan Peraturan Presiden (Perpres) No 44 Tahun 2017 tentang Perubahan atas Peraturan Presiden No 12 Tahun 2010 tentang Badan Nasional Pengelola Perbatasan. Dimana tugasnya melakukan koordinasi, merumuskan program, mengawasi pelaksanaan pembangunan, baik pada batas wilayah negara maupun kawasan perbatasan. 

"Sesuai Perpres 44 Tahun 2017, mau tidak mau, suka tidak suka, semua harus diperhatikan dan ini menjadi pelaksanaan tugas yang utama," kata Hadi. 

"Jangan sampai tidak mengadakan rakor pengendalian, baik rakor pengendalian dalam penyusunan perencanaan, rencana aksi, maupun dalam pengendalian pelaksanaan program kegiatan. Karena inilah kunci utama dalam mengkoordinasi seluruh Kementerian/Lembaga," sambungnya. 

Di akhir sambutannya, Hadi yang pernah menjabat sebagai Pj Gubernur Kalimantan Tengah menyampaikan rasa terimakasihnya atas dukungan seluruh pejabat dan ASN BNPP selama dirinya menjabat sebagai Sekretaris BNPP. 

Selepas dari BNPP mengemban tugas baru sebagai Sekjen Kemendagri, ia pamitan sekaligus berharap agar jalinan tali silaturahmi senantiasa tetap dijaga. Hadi membuka pintu selebar-lebarnya apabila diperlukan masukannya terkait pengelolaan perbatasan. 

"Kami beserta keluarga mengucapkan terimakasih atas segala kerja sama dan dukungannya selama di BNPP. Kami mohon pamit untuk melaksanakan tugas pada lingkungan kemendagri, namun jiwa kami tetap terpatri di BNPP. Bapak Ibu tidak usah sungkan manakala ada permasalahan, kami masih seperti dulu," katanya. 

Hadir dalam acara acara tersebut Staf Ahli Bidang Ekonomi dan Pembangunan Kemendagri Hamdani, Staf Ahli Bidang Kemasyarakatan dan Hubungan Antar Lembaga Nuryanto, Plt Staf Ahli Reydonnyzar Moenek, Deputi Bidang Pengelolaan Batas wilayah Negara Robert Simbolon dan Deputi Bidang Pengelolaan Infrastruktur Kawasan Perbatasan Restuardy Daud.

Hadir juga Stafsus Mendagri Bidang Pemerintahan Budi Prasetyo, Staf Khusus Mendagri Bidang Politik Arief Syahrial, Koordinator Kelompok Ahli (Pokli) BNPP Max Pohan, Sekretaris Pokli Marto Bardosono dan anggota Profesor Juanda, Dasril Ilyas dan asdep BNPP serta seluruh pegawai BNPP. (Humas BNPP)

Lebih lanjut...
Subscribe to this RSS feed
Info for bonus Review William Hill here.