Menu
RSS

Items filtered by date: Senin, 14 Mei 2018

Semangat! Ini Tips Agar Tetap Sehat dan Bugar di Bulan Puasa

  • Diterbitkan pada berita

BNPP - Umat Islam di seluruh dunia akan memulai ibadah Puasa sekurangnya dua hari lagi. Untuk menjaga agar kondisi tubuh tetap sehat dan bugar, diperlukan sejumlah tips terkait makanan dan olahraga apa saja yang bisa dilakukan di saat bulan puasa. Terutama, bagi mereka yang memiliki riwayat penyakit tidak menular seperti diabetes dan kolesterol tinggi.

 

Tim Dokter Spesialis Prodia Health Care, Dr Eva Kurniawati, M.Gizi, SpGK, menyarankan agar menghindari makanan yang tinggi kandungan lemak dan garam pada saat sahur atau berbuka puasa dan memperbanyak sayuran serta buah yang kandungan gulanya tidak tinggi.

"Secara umum saat sahur dan berbuka puasa makan tetap biasa saja. Hindari makanan yang tinggi lemak dan garam. Perbanyak sayuran, buah-buahan, protein yang dari kacang-kacangan. minumnya air putih dan jus buah silahkan," kata Eva pada acara Penyuluhan Kesehatan Bagi Pegawai Badan Nasional Pengelola Perbatasan (BNPP), di Jakarta, Senin (14/5).

Dia menekankan agar saat sahur mengkonsumsi makanan yang mengandung karbohidrat, protein, sayuran, dan air minum secukupnya. Kemudian saat berbuka puasa, mengkonsumsi hidangan pembuka seperti kurma, minum air, sup atau kacang hijau. Kemudian, setelah jeda selama 10 menit, dilanjutkan dengan makanan berat. 

"Saat makan jangan kalap, pelan dan kunyah dengan baik, untuk kebaikan lambung. Karena kantung (lambung) yang tadinya kempis, kalau langsung masuk banyak bisa membuat sakit," kata dia.

Bagi mereka yang memiliki riwayat penyakit diabetes, dirinya menyarankan untuk melakukan konsultasi terlebih dahulu dengan dokter penyakit dalam sebelum menjalankan ibadah puasa, karena beresiko terjadi gula darah turun dan gula darah naik,sehingga serangan jantung atau stroke berpotensi lebih besar.

Sementara, Spesialis Kedokteran Olahraga dari Prodia Health Care, dr R Wishnu Hidayat, SpKO, menyebut kegiatan olahraga tetap bisa dijalankan di bulan puasa. Waktu yang disarankan adalah 1 jam sebelum buka puasa atau setelah buka puasa.

"Disesuaikan dengan waktu ibadah (diutamakan) dan makan utama," kata Wishnu.

Jenis olahraga di saat bulan puasa, lanjutnya, adalah jalan cepat di outdoor atau tempat teduh, senam aerobik dan kalistenik ringan. Hal ini bisa dilakukan 3-5 kali dalam seminggu, dengan intensitas sedang dan durasi 10-30 menit. Olahraga juga harus disesuaikan dengan kesehatan, agar berjalan aman dan efektif.

Demikian sejumlah tips dan pengetahuan yang diberikan kepada pegawai BNPP dalam menjaga kondisi tubuh dan pola hidup sehat, terutama menyambut Bulan Ramadhan. Hadir dalam acara ini 30 peserta yang berasal dari perwakilan unit kerja eselon II di lingkungan BNPP. (Humas BNPP)

Lebih lanjut...

Penyuluhan Kesehatan, Bekal Pegawai BNPP Sambut Ramadhan 1439H

  • Diterbitkan pada berita

BNPP - Penyuluhan kesehatan bagi pegawai di lingkungan Badan Nasional Pengelola Perbatasan (BNPP) diharapkan dapat memberi bekal pengetahuan, khususnya sebagai persiapan menyambut Bulan Suci Ramadhan 1439H, yang tinggal hitungan hari.

 

Penyuluhan kesehatan mengambil tema mengenai pola hidup sehat di Bulan Ramadhan serta mengenai kesehatan dan keselamatan kerja bagi pegawai.

"Dua topik ini cukup menarik, terutama bagi kita yang secara umur sudah berpotensi memiliki (punya) riwayat penyakit yang secara medis tidak menular seperti diabetes, kolesterol tinggi dan lain-lain," kata Plt Sekretaris BNPP Widodo Sigit Pudjianto dalam sambutan yang diwakili Kepala Biro Keuangan, Umum dan Humas (KUH) BNPP, Komaedi, pada Acara Penyuluhan Kesehatan Bagi Pegawai di Lingkungan BNPP, di Jakarta, Senin (14/5).

Dilanjutkan, berdasarkan pengalaman di sekitar, rutinitas sehari-hari membuat perhatian terhadap pola hidup sehat terlupakan. Sebut saja,  gemar mengkonsumsi makanan cepat saji, menu makanan yang tidak memperhatikan mana yang cocok dengan kebutuhan kesehatan, sampai jarang berolahraga. Sehingga disadari atau tidak, hal yang sudah terbiasa dan tidak terkontrol ini berujung pada kelebihan berat badan (obesitas).

"Kemudian penyakit diabetes (gula) bila pola makan yang tidak seimbang serta penyakit lain yang disebabkan darah tinggi (hipertensi)," ucap dia.

Bahkan, penyakit darah tinggi yang tidak terkontrol bisa menjadi asal mula dari penyakit lain seperti stroke dan jantung koroner. Untuk itu, dengan adanya penyuluhan, kiranya seluruh pegawai mendapat pelajaran sehingga dapat mengontrol serta memilah pola makan serta menjaga kebugaran tubuh melalui aktifitas fisik secara teratur.

"Menyongsong Bulan Suci Ramadhan, saya secara pribadi maupun kedinasan, mohon maaf apabila terdapat kesalahan baik yang disengaja maupun tak disengaja. Selamat menjalankan ibadah Saum selama satu bulan penuh, semoga kita diberi kesehatan dan kekuatan dalam menjalankan ibadah wajib maupun sunahnya dan senantiasa mendapat keberkahan dari Allah SWT."

Kepala Bagian Umum dan Pengelolaan BMN Budi Setyono mengatakan bahwa untuk memacu kinerja pegawai, tidak hanya dengan meningkatkan kapasitas dan produktifitas, namun juga perlu memperhatikan kebugaran (kesehatan) jiwa tiap personal.

"Kondisi jasmani perlu untuk dikontrol dan dijaga, antara lain melalui pemberian pengetahuan mengenai cara hidup sehat, baik dari pola makan maupun aktifitas hariannya, agar pegawai terhindar dari sakit mendadak," katanya.

Narasumber dalam penyuluhan ini adalah Tim Dokter Spesialis Prodia Health Care Dr Eva Kurniawati dan Spesialis Kedokteran Olahraga Prodia Health Care dr R Wisnu Hidayat. Turut hadir, 30 peserta yang berasal dari perwakilan unit kerja eselon II di lingkungan BNPP. (Humas BNPP)

 

Lebih lanjut...
Subscribe to this RSS feed
Info for bonus Review William Hill here.